Hamid Jabbar yang dia itu siap deringkan sekeranjang kring panjang kriing! siaplah. barangkali itulah kring penghabisan yang akan menghabiskan telingamu jadi kaku dan tak ku-asa lagi menangkap sealit pun suara jarum jatuh yang menancap di daun telingamu… kriing! jangan terburu. barangkali itulah kabar kedatangan dia yang ka-mu tunggu, atau bisa jadi ucapan maaf dari mu-suh … Continue reading »
Tagged with hamid jabbar …
Aroma Maut
Hamid Jabbar Berapakah jarak antara hidup dan mati, sayangku? Barangkali satu denyut lepas, o satu denyut lepas tepat di saat tak jelas batas-batas, sayangku: Segalanya terhempas, o segalanya terhempas! (Laut masih berombak, gelombangnya entah ke mana. Angin masih berhembus, topannya sampai ke mana. Bumi masih beredar, getarnya sampai ke mana? Semesta masih belantara, sunyi sendiri … Continue reading »
Indonesiaku
Jalan berliku-liku tanah airku penuh rambu-rambu Indonesiaku Sehelai karcis di genggaman, hari senja dan kulihat engkau terpampang dalam headline & tajuk rencana koran-koran ibukota. Engkau tersenyum dan sakit gigi. Engkau malu-malu bagai kucing (entah mengeong entah mengerang entah marah entah sayang) yang terpendam dalam deretan kata-kata nusantara yang lalu lalang keluar masuk dalam kedirianku. Engkau … Continue reading »