1 syawal di kampungku Pagi itu pasca shalat id, kami langsung ta’ziah ke rumah salah seorang keluarga jauh yang anaknya meninggal kanker darah. Suasana duka sangat mendominasi keramaian tersebut. Ayahnya duduk di kursi teras sambil memandang jauh ke depan. Beliau tidak menangis (lagi), mungkin karena beliau laki-laki. Ibunya duduk bersimpuh di samping tempat tidur. Apa … Continue reading »
Tagged with maut …
Lelaki yang berteman dengan malaikat maut
sabtu kemarin, pukul 12 malam, saya yang sedang asyik mengajarkan desain buletin dengan corel draw kepada teman-teman MCD FSLDK dan RMC FKI Rabbani mendapat berita dari kampung bahwasanya nenek saya sudah mendahului kami. terdiam, sehingga teman-teman memutuskan untuk berhenti dan tidur. ah, maut, sedetik saja tidak bisa dimundurkan atau dimajukan. maka pulanglah kami bertiga pagi … Continue reading »