Tagged with menulis

Mari menulis (lagi) part 1

Hidup bukanlah keterasingan yang abadi. Hidup adalah hari-hari di mana engkau diberi peluang untuk selalu berbuat dan bertindak sesuai kesadaranmu, kesadaran yang rendah sekalipun. Hidup adalah peluang mengerjakan kebaikan sekecil apapun tanpa meminta kembaliannya. Terkadang luka, marah, dan menangis. Memang.

Anak-anak yang menumpah tinta

anak-anak yang menumpah tinta. kalimat itu demikian saja terlintas di benak ketika ingat akan semangat teman-teman di Forum Lingkar Pena Sumatera Barat. ado Kak Cici, Kak Yanti, Kak Imel, Kak Ifat, kak yeyen, Bang Mata, Bang Fauzul, pak Ronidin (maaf yo, acok marepotkan da Ron), ni Fathel, teman-teman sebayaku; kawat tangguh hehe, enggak ding, akhwat … Continue reading »

Menulis dan idealita

Sep 25, 2008 7:47 am Menulis. Kadang dalam hatiku tersimpan rasa takut untuk menulis. Mengapa? Sebuah ketakutan akan ketidakmampuan menyuarakan kebutuhan masyarakat pembaca. Itu ketakutan pertama Yang kedua adalah ketakutan akan perbedaan dengan harapan-harapan pembaca. Pembaca sering menempatkan diri sebagai orang yang lebih cerdas dan pintar dari penulis. Tidak perlu dikomentari, karena penulis-penulis pun sering … Continue reading »