Sapardi Djoko Damono Waktu masih kanak-kanak kau membuat perahu kertas dan kau layarkan di tepi kali; alirnya Sangat tenang, dan perahumu bergoyang menuju lautan. “Ia akan singgah di bandar-bandar besar,” kata seorang lelaki tua. Kau sangat gembira, pulang dengan berbagai gambar warna-warni di kepala. Sejak itu kau pun menunggu kalau-kalau ada kabar dari perahu yang … Continue reading »
Tagged with sapardi djoko damono …
Di halte sebuah bis
Sapardi Djoko Damono Hujan tengah malam membimbingmu ke sebuah halte bis dan membaringkanmu di sana. Kau memang tak pernah berumah, dan hujan tua itu kedengaran terengah batuk-batuk dan tampak putih. Pagi harinya anak-anak sekolah yang menunggu di halte bis itu melihat bekas-bekas darah dan mencium bau busuk. Bis tak kunjung datang. Anak-anak tak pernah bisa … Continue reading »
Lirik untuk lagu pop
Sapardi Djoko Damono jangan pejamkan matamu: aku ingin tinggal di hutan yang gerimis – pandangmu adalah seru butir air tergelincir dari duri mawar (begitu nyaring!); swaramu adalah kertap bulu burung yang gugur (begitu hening!) aku pun akan memecah pelahan dan bertebaran dalam hutan; berkilauan serbuk dalam kabut – nafasmu adalah goyang anggrek hutan yang mengelopak … Continue reading »