lagi-lagi

lagi-lagi diriku sakit. lemas dan rasanya hendak tiduran terus. tapi tidak mungkin, tidur selalu membuat badan menjadi tambah lemah. teringat kampus yang sudah beberapa hari tidak kumasuki. belum lagi buletin-buletin yang harus kukerjakan. seperti semua hendak menekanku. aku serasa jadi dePRESSi.

lagi-lagi diriku tidak mengerti. mengapa selalu merasa tak ada yang memahamiku. terkadang diriku hendak acuh saja memandang semuanya. karena di dekatku sendiri, tak pernah akur dan mengancam-ngancam jiwaku. ah…mengapa asing sekali hari-hari jadinya. aku bahkan tanpa sadar menyuburkan permusuhan tak terlihat.

lagi-lagi… ini hanyalah seperti pemantik. sungguh aku tidak sedikitpun berharap terbakar.

lagi-lagi…bisakah ada yang memahami…kalau sang pejalan ini ternyata hanya seorang yang lemah dan payah memutuskn. bukankah aku dikira selalu bodoh? ah…

lagi-lagi aku hanya ingin jadi diri sendiri. aku benci, aku malah benci pada driku. mengapa sakit, mengapa sakit. supaya aku tahu seprti apa rasanya sehat.

lagi-lagi aku ingin istirahat…

Padang, December 22, 2008

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s