Catatan Perjalanan

Aida kenapa berubah jadi seperti ini? jadi orang yang tidak saya kenal dan saya tidak ingin aida seperti sekarang. pesimis dan tidak pernah lagi menulis. aida yang suka mengeluh dan tidak bersemangat, mengapa harus mengalah dengan keadaan dan tidak seriang yang dulu. aida yang bersemangat untuk menulis meski pun pahit hidup harus dirasakan.
sastra berasal dari kesedihan yang ingin menjadi gembira.

banyak lagi pesan dan nasehat penggugah semangat yang diberikan seorang insan yang tiba-tiba saja muncul lagi dalam kehidupan saya. dia memberikan sentakan dahsyat pada alam kesadaran saya tentang makan hidup. aida yang terpuruk.
pagi itu dia memperkenalkan arti hidup pada saya.
terimakasih kawan, terimakasih saudara. saya coba tatap lagi langit-langit kamar dan melukiskan pandangan saya di sana. pandangan harapan.

salam sejahtera untuk akar yang merambat mencari kehidupan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s