Penantian

dan di antara gemuruh itu, engkau menggumam di sampingku
di setiap hela ada resah yang engkau tidak ingin kuketahui
helai demi helai dedaunan jatuh di pangkuan kita
kita tetap bersandar tanpa obrolan
hanya warna kuning dedaunan siratkan keheningan
kesendirian, meski kita duduk berdampingan

dan di antara gemuruh itu, engkau menggumam di sampingku
kita surukkan wajah pesimis tanpa gairah jiwa nan meletup
kita berdiam tanpa satu alunan pun terdengar
duhai seruling hati, mengiringlah dalam detak nadi kami

dan gemuruh tetaplah gemuruh, ini dunia kita
satu persatu hari demi hari kita kehilangan
tak peduli serumpun perdu tegar tumbuh di sini
kita memandang tanpa makna yang penuh
setiap kita menanti-nanti
kata keluar pertama kali di sini
di jeda gemuruh, sesekali
tapi tiadalah penantian ini menjadi arti
gemuruh iringi keperluan hati
yang tidak berani haturkan diri

[untuk seorang ukhti yg slalu dekat]
Padang, 23 Januari 2011

Advertisements

2 thoughts on “Penantian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s