yang polos dan yang hina

Hidup hanyalah persinggahan dan kematianlah yang akan segera kita jelang. Kematian yang kita tidak pernah tahu kapan datangnya. Maka alangkah indah dan nyamannya bila hidup yang sedang kita tempuh tak membuat kita terlena oleh nikmat semunya dunia. Harta-harta yang banyak yang kita punya tidak akan kita bawa ke dalam tempat abadi kita. Yang fana meski bisa mengenyangkan perut lapar. Yang fana meski menutup aurat secara syariat. Yang fana meski bisa mengobati sakit yang diderita. Sedikitpun harta kita, janganlah membuat kita menghamba pada harta dan berfikir harta adalah puncak tertinggi kejayaan hidup.
Alangkah sedihnya jika hanya karena harta kita berseteru. Alangkah hinanya jika dunia membikin kita mencaci dan memaki orang-orang yang berlebih. Ataukah kita malu memiliki tetangga miskin. Lalu suatu siang anaknya yang lugu dan polos meminta uang kepada kita. Dengan gaya orang dewasa dia mengumpat kita, pantaskan kita berseteru untuk hal ini. Meski hamba tahu sebagian kita merasa memiliki harga diri. Tapi dengan alasan harga diri, sebenarnya kita telah merendahkan harga itu serendah-rendahnya hingga orang-orang mudah menginjak kita dengan kejahatan mulut dan ketajaman lidah yang telah kita tunjukkan kepada mereka.
Oh alangkah rendahnya orang miskin di mata orang berpunya. Lalu ketika berbuat salah, kemiskinannya itu kita sebut-sebut sebagai alasan kuat merendahkannya. Apa salah orang miskin? Boleh jadi mereka memiliki kekayaan abadi. Apa salah orang miskin? Tidak ada. Mereka hanyalah salah satu dari banyak alasan mengapa kita harus berbagi.

new home, 09 Juli 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s