Hujan bulan Juni

menyukai hujan seperti menyukai puisi
seorang penyair yang identik dengan kata bunga, harum, cahaya, cinta. Ini puisinya tentang hujan.

Hujan bulan Juni

Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Meskipun sekarang sudah menjalani sepertiga di bulan Juli, tapi syahdu sekali ketika membaca puisi ini ketika hujan datang mengakhiri mendung. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s