Kembali

beberapa tahun silam, kita bermimpi sama
menyatukan visi demi mimpi itu
tertawa dan bercerita semau kita
demi generasi, kita menyatukan misi
lalu kita berpisah, demi visi itu
saat kelam mengurai lewat jemari kata
editanmu masih kusimpan, ceritamu tadi padaku
aku menunduk mengingat
barangkali engkau salah alamat merinduku
ada beku di sudut hatiku
tempat tak boleh tersentuh cahaya lampumu

ada beberapa kata penjelasku untukmu
abstrak
bimbang
ragu
putus
lari
kembali

dan engkau memang kembali
menyeru semacam senyuman
layaknya perdu merindu hujan
ketika siang terik
aku terima engkau kembali
mestinya aku pobia padamu
teman Lombokku.

Padang, 14 November 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s