Guru kehidupan 2

Alangkah baiknya para guru itu. Diberikannya cahaya kepada dunia.  Agar yang gelap menjadi terang
Yang sempit menjadi lapang.  Dan yang tertutup menjadi terbuka.
Maka, Alangkah baiknya para guru itu. Disediakan waktunya untuk mendengarkan keluh kesah kita, dicurahkan pendapat dan solusibterbaik yang dia miliki. Atau sekedar mendengar tangis keputusasaan dan kesedihan kita.
Tapi para guru tetaplah manusia. Secara alamiah memiliki fitrah manusiawi. Kita hanya harus mencoba memahami. Sebab guru adalah manusia, kesempurnaan  yang dituntutkan kepadanya mungkin tak bisa dipenuhi. Jangan kecewa. Mereka juga manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s